FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    11 01-2019

    764

    Tiga Tipe Orang Penyebar Hoaks di Internet Menurut Kemkominfo

    KategoriSorotan Media | Diani Hutabarat

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu menjelaskan sekurangnya ada tiga jenis penyebar hoaks di internet. Tipe pertama adalah orang yang polos, tulus, dan apa adanya.

    Hal itu disampaikannya dalam Diskusi Publik Institute for Indonesia Local Policy Studies (ILPOS) dengan tema "Menjadi Pemilih Cerdas Melawan Maraknya Hoax dan Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2019" pada Kamis (10/1/2019) di Matraman, Jakarta Pusat.

    "Pertama adalah orang yang culun, tulus, orang yang apa adanya. Mereka yang menggunakan internet dipikir semua informasi di internet adalah benar adanya. Orang-orang tua pada umumnya. Mereka polos, mereka ikhlas menyebarkan karena mereka memang cenderung gaptek (gagap teknologi). Mereka cenderung tidak punya kemampuan mengklarifikasi di Google dan seterusnya," kata pria yang akrab disapa Nando itu.

    Tipe kedua adalah orang yang tahu bahwa itu hoax namun tetap menyebarkannya karena hoax tersebut sesuai dengan keyakinannya.

    Ia menilai, tipe kedua tersebut paling banyak dijumpai di Indonesia.

    "Mereka tahu itu hoax, tapi karena mereka tahu hoax itu mendukung keyakinannya, pilihan politiknya, memusuhi lawannya, dikirim juga. Cenderung di Indonesai banyak di situ. Jumlah orang yang tahu itu hoax tapi tetap yang disebarkan itu jumlahnya jauh lebih banyak," kata Nando.

    Ketiga adalah orang yang tahu itu hoax tapi tetap disebarkan karena bernilai uang.

    "Ada clickbite. Kita tahu bahwa konten Youtube semakin kontroversi semakin banyak diklik. Semakin banyak diklik duit mengalir. Ada ad sense di sana. Ada uang yang mengalir. Ada dollar yang mengalir," kata Nando.

    Ia menyampaikan hal tersebut dalam diskusi karena kekhawatirannya terhadap maraknya hoax menjelang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Umum Legislatif 2019 mendatang.

    Sumber berita: www.tribunnews.com (10/02/2019)

    Pewarta: Gita Irawan

    Berita Terkait

    Kominfo Temukan Hoaks Soal Isu Kesehatan Meningkat Usai Pemilu

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat, per Juni 2019, temuan hoaks berada di angka 330. Data ini disebut mengalami penur Selengkapnya

    Menkominfo Sebut Jumlah Kanal untuk Sebarkan Hoaks Menurun

    Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyebutkan kanal (URL) yang digunakan untuk menyebarkan berita bohong atau hoaks Selengkapnya

    Kominfo Tutup Iklan Rokok di Internet

    Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menyaring konten-konten iklan rokok di internet sebagai langkah untuk melaksanakan blokir iklan Selengkapnya

    Program Palapa Ring, 480 Akses Internet Telah Dibangun Di NTT

    Selengkapnya