FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    10 06-2017

    2148

    Antisipasi Arus Mudik 2017, BRTI Uji Jaringan Telekomunikasi di Bandung

    Kategori Berita Kementerian | doni003

    Bandung, Kominfo - Jaringan telekomunikasi di kawasan Bandung dan sekitarnya dinilai siap untuk antisipasi kebutuhan layanan selama arus mudik Lebaran 2017."Dari hasil uji petik, secara keseluruhan menunjukkan hasil yang baik dan dinyatakan bahwa jaringan telekomunikasi seluler di Bandung siap melayani arus mudik, lebaran dan arus balik tahun 2017,” tutur Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) M. Imam Nashiruddin, di Hotel Aston Pasteur Bandung, Jumat (09/06/2017).Dalam acara konferensi pers bertema “Evaluasi Kesiapan Jaringan Telekomunikasi Untuk Melayani Arus Mudik dan Idul Fitri 1438 H itu BRTI bersama Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ASTI) itu, memaparkan ahasil evaluasi serta antisipasi terhadap potensi peningkatan traffick jaringan seluler selama arus mudik. “Acara ini adalah kegiatan rutin dalam rangka memaparkan hasil mengenai evaluasi kesiapan mengatur dan antisipasi yang perlu dilakukan terkait adanya potensi peningkatan dan pergerakan trafik saat arus mudik, lebaran dan arus balik lebaran tahun 2017. Jaringan telekomunikasi harus dipastikan mampu menampung kapasitas dan melayani mobilitas masyarakat yang akan mudik”, kata M. Imam Nashiruddin Komisioner BRTI dalam kata sambutannya.Menurut KomisioneR BRTI, semua pengujian kesiapan jaringan operator telekomunikasi di Bandung menggunakan metode static test pada titik-titik yang diperkirakan menjadi kedatangan mudik. "Antara lain Bandara Husein Sastra Negara, Terminal Bis Leuwipanjang, Cicaheum, Stasiun Hall Bandung dan stasiun Kereta Kiara Condong. Selain itu pengujian dilakukan juga dengan drive test seluruh jaringan operator untuk mengetahui kualitas layanan dan kualitas sinyal dijalan jalan utama di kota Bandung," jelasnya.Konferensi Pers tersebut dihadiri perwakilan Kominfo, Komisioner BRTI, ATSI dan pimpinan operator telekomunikasi di wilayah Bandung, Jawa Barat, antara lain Telkomsel, Indosat Ooredoo, XL Axiata, Smartfren, 3 (tri) dan Net1 (Sampoerna). Konferensi p ers juga diikuti wartawan media elektronik, radio dan media cetak. (dps)

    Berita Terkait

    Digitalisasi Sektor Strategis untuk Tingkatkan Ekonomi Digital

    Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan digitalisasi pada sektor-sektor strategis antara lain logistik, pendidikan, kesehatan, pa Selengkapnya

    Seditjen SDPPI Lantik 7 Pejabat Fungsional Penguji Perangkat Telekomunikasi

    Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Sesditjen SDPPI) R. Su Selengkapnya

    Ingatkan Prinsip Know Your Customer, BRTI Imbau Operator Jalankan Prosedur Operasi Standar

    Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) sudah mengeluarkan surat edaran kepada operator telekomunikasi dalam penanganan pergantian SI Selengkapnya

    Pemerintah Butuh Jaringan Komunikasi Terintegrasi

    Pemerintah membutuhkan jaringan radio komunikasi yang terintegrasi dengan memperhatikan beberapa aspek, yaitu alokasi frekuensi radio, model Selengkapnya