FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    23 08-2019

    128

    Menkominfo Letakkan Batu Pertama Kantor Balmon Padang

    KategoriBerita Kementerian | mth

    Padang, Kominfo - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meletakkan batu pertama pembangunan Kantor Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio di Padang, Sumatera Barat, Jumat (23/8/2019).

    “Gulai paku dalam belanga, tak lupa sepiring acar, dengan restu bapak semua, Insya Allah pembangunan akan lancar. Dendeng paru di atas niru, lado mudo menambah nikmat, gedung baru semangat baru, Balmon harus lebih baik dalam melayani masyarakat,” pantun Menkominfo dalam sambutannya.

    Acara dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno. Sedangkan Menteri Kominfo didampingi Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Ismail, Sesditjen SDPPI Susanto, dan Kepala Kantor Balmon Padang Zainullah Manan.

    Menteri Kominfo menjelaskan kantor di Jalan Aia Dingin ini nantinya menjadi pusat kegiatan Monitoring Spektrum Frekuensi Radio, seperti pemantauan, pengendalian, dan manajemen penanganan gangguan frekuensi radio di wilayah Sumatera Barat. "Wilayah di provinsi ini banyak memiliki kontur pegunungan, sehingga harus selalu diawasi penggunaan frekuensi radionya," tandasnya.

    Menteri Rudiantara mengaku secara khusus hadir di Padang, sebab untuk mendapatkan izin membangun gedung di era pemerintah sekarang tergolong sulit. “Harus ada izin khusus, karena ada kebijakan moratorium untuk tidak membangun gedung,” tuturnya seraya menyampaikan terima kasihnya kepada Kepala Balmon dan Sesditjen SDPPI yang telah berusaha dengan gigih untuk mendapatkan izin.

    Rudiantara menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang yang telah mempermudah perizinan terkait. “Karena gedung lama terdampak gempa, tidak layak lagi, maka dengan gedung baru diharapkan menambah semangat teman-teman yang bertugas di Balmon Padang,” katanya.

    Sebelumnya, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyampaikan dukungan akan pembangunan gedung baru. Irwan memahami begitu pentingnya mengelola spektrum frekuensi radio. “Semoga dengan dibangunnya gedung baru ini, dapat menambah semangat lebih baik dalam menjalankan perannya mengelola spektrum frekuensi,” kata Gubernur.

    Dirjen SDPPI Ismail menyampaikan penjelasan tentang fungsi Balai Monitoring. Ditjen SDPPI bertugas dari perencanaan, pengawasan, dan pengendalian yang merupakan bagian integral dari proses menejemen penerbitan izin sampai proses pengendalian di lapangan.

    “Tugas kami di Ditjen SDPPI adalah melakukan monitoring pengawasan pengendalian apabila ada yang melakukan pelanggaran. Kenapa harus diawasi, karena spektrum frekuensi radio ini adalah sumber daya alam terbatas yang sangat setrategis,” paparnya.

    Kehadiran Balmon Padang diharapkan membantu masyarakat di Sumatera Barat untuk benar-benar aman dari gangguan yang terkait dengan masalah spektrum frekuensi radio.

    “Ditjen SDPPI ingin membangun sistem yang tidak ingin terganggu oleh gedung-gedung tinggi di tengah kota yang bisa menghalagi sistem radio kita, sekaligus juga terbebas dari zona merah yang terbebas dari gempa,” kata Ismail. Pembangunan gedung ini, tambahnya, dikawal langsung oleh pihak kejaksaan.

    Berita Terkait

    Menkominfo: Jangan Mengaku Diplomat Kalau Tak Punya Akun Sosmed

    Kehadiran teknologi digital diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para diplomat. Teknologi digital menurut Menteri Komunikasi dan Informatika R Selengkapnya

    Menkominfo: Gunakan Medsos Sesuai Kaidah Budaya Indonesia

    Ekosistem digital memberikan dampak positif dan negatif yang seringkali ditemukan di berbagai platform media sosial. Menyoal hal tersebut, M Selengkapnya

    Menkominfo Salut dengan Karya Unik Alumni DTS Penyandang Disabilitas

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengapresiasi hasil karya Paramudita Baswara. Alumni S1 Jurusan Informatika Universitas 11 Mar Selengkapnya

    Kominfo Prioritaskan 5G untuk Sektor Pendidikan

    Jaringan 5G tidak hanya memiliki kelebihan dalam kecepatan transfer data, namun memilki potensi untuk dimanfaatkan dalam sektor prioritas pe Selengkapnya