FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    13 11-2019

    609

    Dukung Visi Indonesia Maju, Kominfo Perankan Tugas Pemerataan Informasi dan Infrastruktur TIK

    Kategori Berita Kementerian | mth
    Menteri Kominfo Johnny G. Plate dalam Panel IV Rakornas Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019). - (kemendagri)

    Bogor, Kominfo - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate memaparkan Kebijakan Strategis Kementerian Kominfo pada periode 2020-2024 Mendukung 5 (Lima) Fokus Pembangunan Nasional dalam Rangka Indonesia Maju. Guna mendukung pencapaian visi Indonesia Maju, menurut Menteri Johnny, program prioritas Kementerian Kominfo diarahkan untuk memeratakan informasi capaian kinerja Pemerintah dan pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi.

    “Kominfo ini terdiri dari dua komponen yang penting, yaitu komunikasi dan informasi, tugasnya mentransmisikan capaian-capaian kinerja dan capaian yang dilakukan oleh Pemerintah agar diketahui oleh rakyat. Kedua peran informatika adalah tugas Kominfo untuk menyediakan sarana prasarana di hulu sampai di hilir dan pemanfaatan konten-konten pada semua platform dan aplikasi,” kata Johnny dalam Panel IV Rakornas Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019).

    Menurut Menteri Kominfo, Progam Kemkominfo turut mendukung Visi Presiden 2020-2024 dengan penyediaan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi Nasional meliputi fixed broadband dan mobile broadband. "Sementara fokus utama progam Kemenkominfo yang turut mendukung Visi Presiden 2020-2024 terkait penyediaan infrastruktur TIK di wilayah Non Komersial (USO) menyangkut Palapa Ring, BTS, akses internet, dan satelit multifungsi. Palapa ring yang tediri dari proyek jaringan terpanjang 12.148 km yang menghubungkan 90 kabupaten/kota di Indonesia dengan jaringan optik,” jelasnya.

    Sementara itu BTS, penyediaan jaringan telekomunikasi seluler di daerah blankspot tahun ini sebanyak 698 lokasi dan ditargetkan pada tahun 2020 menjadi 3.447 lokasi. "Untuk akses internet yang terkait dengan penyediaan wifi untuk sekolah, puskesmas, kantor desa/kecamatan, dan lain-lain, tahun ini telah dibangun di 2.200 lokasi dan ditargetkan pada tahun 2020 menjadi 12.000 lokasi," papar Menteri Johhny.

    Mengenai satelit multifungsi, Menteri Kominfo menjelaskan telah dilakukan proyek layanan internet cepat di 150.000 lokasi yang tidak terjangkau layanan broadband terestrial dengan teknologi Very-High Throughput Satellite. “Untuk secara khusus wilayah 3T (Tertinggal, terdepan, dan terluar) antara lain dengan membangun BTS, hingga saat ini yang sudah dibangun banyak sekali di Indonesia, tahun 2020 akan dibangun 3.447 BTS yang akan disebar di 29 provinsi di Indonesia,” kata Johhny.

    Berita Terkait

    Kominfo: Peran Orang Tua Penting Dampingi Anak Saat Pakai Gawai

    Sekertaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rosarita Niken Widiastuti menyatakan peran orangtua sangat penting di masa pande Selengkapnya

    Jelang Pilkada Serentak, Kominfo Pastikan Jaga Ruang Digital dari Hoaks

    Menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menekankan kembali upaya Pemerintah untuk me Selengkapnya

    Gojek: Indonesia Siap Memasuki Transformasi Digital

    Sebagai salah satu startup digital terbesar di Asia Tenggara, Super App Gojek menilai karakter masyarakat Indonesia menandakan Indonesia sud Selengkapnya

    Implementasi 5G, Menkominfo Siapkan SFR dan Pengalihan Investasi Satelit

    Kementerian Komunikasi dan Informatika tengah menyiapkan spektrum frekuensi radio (SFR) untuk kebutuhan implementasi 5G. Menurut Menteri Kom Selengkapnya