FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    20 11-2019

    165

    Dukung Pertumbuhan Ekonomi Digital, Kominfo Kolaborasikan Tiga Pilar Ekosistem

    Kategori Berita Kementerian | meit001

    Jakarta, Kominfo - Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan berbagai langkah konstruktif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Dalam bidang e-commerce, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo mengolaborasikan tiga pilar eksositem yaitu industri telekomunikasi, pelaku e-commerce, dan industri pos dan logistik.

    “Hal pertama yang menjadi perhatian kami adalah industri telekomunikasi yang merupakan pendukung utama digital sebab hanya dengan jaringan dan quality of service (QoS) yang baik di bidang telekomunikasi maka seluruh transaksi dapat dilakukan secara online,” ujar Dirjen PPI Ahmad M. Ramli dalam Konvensi Nasional Pos dan Informatika di Crown Plaza, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

    Dalam acara bertema Kolaborasi Pemerintah dan Industri dalam Mendukung Ekonomi Digital itu, Dirjen Ramli menuturkan Ditjen PPI memiliki tugas untuk menjaga QoS layanan jasa telekomunikasi. "Dan mendukung operator telekomunikasi untuk terus meningkatkan komitmen pembangunan. Komitmen pembangunan tersebut tidak hanya dilakukan di kota-kota besar dengan penduduk padat, akan tetapi di wilayah lainnya," jelasnya.

    Menurut Ramli, pelaku e-commerce juga memegang peran penting dalam menghubungkan sesuatu yang sebelumnya belum terhubung. "Seperti Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bisa menjual produknya dengan cara berintegrasi dengan marketplace," tambahnya.

    Adapun variabel terakhir yang menjadi perhatian adalah industri pos dan logistik. Menurut Dirjen PPI, meskipun seluruh proses dilakukan secara online tetapi barang sebagai objek transaksi tetap harus hadir secara fisik kepada konsumen.

    “Dengan demikian, kolaborasi ketiga pilar tersebut menjadi bagian penting untuk tercapainya pertumbuhan ekonomi digital dan bergerak serta naiknya ekonomi masyarakat yang menjangkau seluruh wilayah Republik Indonesia, dengan peran yang semakin besar dari UMKM,” ungkap Ramli.

    Dirjen PPI juga menegaskan, saat ini Kementerian Kominfo telah melakukan reformasi regulasi dengan simplifikasi regulasi baik aspek jumlah maupun tahapan dan proses perizinan.

    “Langkah yang baru saja kami lakukan adalah menginisiasi pemangkasan 16 peraturan menteri dengan menggantinya menjadi hanya satu peraturan menteri di bidang jasa telekomunikasi. Kami juga telah melakukan simplifikasi izin dari 12 jenis menjadi hanya 1 jenis izin,” pungkas Ramli. (MP)

    Berita Terkait

    Dirjen IKP Ajak Dinas Kominfo Tingkatkan Pemerataan Sebaran Informasi

    Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Widodo Muktiyo mengajak seluruh Dinas Kominfo di s Selengkapnya

    Tanggapi Masalah TVRI, Menkominfo Harapkan Win-Win Solutions

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengharapkan polemik yang berlangsung di Televisi Republik Indonesia (TVRI) dapat diselesa Selengkapnya

    Hadapi Era Disruptif, ASN Kominfo Perlu Terapkan Teori U

    Menghadapi era disruptif, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Komunikasi dan Informatika perlu menerapkan Teori U, dimana seorang ASN ha Selengkapnya

    Dukung Gerakan Menuju 100 Smart City, Kominfo Gelar Pelatihan Teknis

    Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Badan Litbang SDM) Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar Pelatihan Teknis Selengkapnya